Abah... kutemukan sebutir kelereng bisakah kau menunjukkan satu lagi atau mungkin ingin beli sekantung? ah... terlanjur tabu, lupakanlah! cukur saja kumis, jenggot juga jembutku aku ingin telanjang, lari memanggil hujan aku benci petir, coba tanyakan pada cuaca adakah tempat untuk sembunyikan gemanya juga kilat yang membutakan mata tapi, siapa yang akan menemani? teman-temanku sudah kawin tak lagi rindu taman bermain Abah, masihkah kau sanggup menggendongku menapaki pematang sembari bersalawat nabi terus melangkah ke arah magrib dan berkata "di sana, di balik awan itu malaikat sedang berdoa" "untukku?" dalam senyummu kutemukan diriku sendiri : menghisap susu hitam dari puting zaman. lelap. |
Senin, 14 Mei 2012
KEPADA ABAH
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar