Senin, 14 Mei 2012

CERMIN




1.

di dalam cermin itu, 
aku melihat laut, ada badai 
gelombang, riak yang pecah 
kilat menghujam pucuk-pucuk ombak 
dan berderai menghantam karang 

tak juga kutemukan, di mana aku 

2. 

aku menyisir rambutku, 
ketika cermin itu pecah 
lalu senyummu itu, 
melukai, mendarahkan 
tiap jejakku di lantai ini 

3. 

cermin itu memantulkan cahayamu
menyilaukan, memendarkan bayang penuh warna 
memenuhi ruangmu, 
lalu kulihat rumi menari dengan tariannya 
entah itu di lapis warna atau cahaya 

katanya, siapa yang menarikan kita, 
engkau atau aku 

Sofyan Adrimen
Semarang, 9 Feb 012

http://www.bengkelpuisi.net

Tidak ada komentar:

Posting Komentar